- Kekurangan yang mengkhawatirkan: Seri RTX 5090 menghadapi masalah ketersediaan yang serius saat peluncuran.
- Faktor eksternal: Perayaan Tahun Baru Imlek dan masalah rantai pasokan berkontribusi terhadap kekurangan ini.
- Dampak terhadap pasar: Kenaikan harga dan penjualan kembali diperkirakan terjadi karena terbatasnya pasokan awal.
- Tindakan dan alternatif: Pengecer dan produsen sedang menyusun strategi untuk memitigasi dampaknya terhadap konsumen.
POLITIK INTERNASIONAL
Andrej Sokolow/dpa
Kedatangan Nvidia RTX 5090, produk unggulan dari seri GeForce RTX 50 terbaru , memicu antusiasme sekaligus kekhawatiran di kalangan komunitas teknologi. Peluncurannya, yang dijadwalkan pada 30 Januari 2025, diselimuti ketidakpastian karena kekurangan stok yang mengkhawatirkan , masalah yang dapat berlanjut selama beberapa bulan dan telah memicu banyak komentar dari pengguna dan pakar.
Sejumlah pengecer dan perakit telah mengindikasikan bahwa pasokan awal RTX 5090 akan sangat terbatas. Overclockers UK menyebutkan hanya menerima "jumlah unit yang sangat sedikit", sementara pengecer lain seperti PowerGPU memperingatkan bahwa ini akan menjadi "peluncuran terburuk dalam hal ketersediaan" yang pernah mereka ingat. Sementara itu, Zotac di Korea Selatan mengakui bahwa unit RTX 5090 pertama tidak akan tersedia hingga pertengahan Februari, dengan alasan faktor eksternal, seperti Tahun Baru Imlek , memengaruhi jalur perakitan.
Kelangkaan dan konsekuensinya

Alasan di balik kekurangan stok ini sangat banyak. Di satu sisi, masalah seperti keterlambatan pengiriman BIOS ke mitra manufaktur mencegah mereka membangun persediaan yang memadai sebelum peluncuran. Selain itu, disebutkan juga kendala logistik khas musim liburan di wilayah-wilayah penting seperti Tiongkok dan Taiwan, yang telah mengurangi kapasitas produksi komponen pada saat kritis.
Situasi ini telah menciptakan serangkaian masalah bagi konsumen. Tidak hanya diperkirakan terjadi kekurangan stok untuk versi Founders Edition, yang populer karena harganya yang terjangkau, tetapi juga untuk versi kustom dengan sistem pendingin yang lebih baik dan kemampuan overclocking. Lebih buruk lagi, para reseller sudah bersiap untuk memanfaatkan ketidakseimbangan penawaran dan permintaan ini, dengan menaikkan harga hingga 187% di atas harga jual resmi sebesar $1.999.
Dampaknya terhadap harga dan pasar
Harga tinggi RTX 5090, yang mencakup 21.760 inti CUDA dan memori GDDR7 32 GB , sudah menjadi tantangan bagi banyak konsumen. Namun, ketersediaan awal yang terbatas dapat mendorong harga lebih tinggi lagi di pasar sekunder dan mendorong praktik spekulatif seperti penimbunan dan penjualan kembali. Beberapa pengecer telah mengumumkan langkah-langkah seperti membatasi pembelian menjadi satu kartu per pelanggan untuk memerangi praktik-praktik ini, meskipun efektivitas strategi ini masih perlu dibuktikan.
Sementara itu, para gamer dan penggemar yang berencana untuk meningkatkan sistem mereka mungkin menghadapi dilema yang sulit. Overclockers UK, misalnya, menyarankan untuk tidak menjual GPU mereka saat ini sampai mereka yakin telah memperoleh yang baru, karena kekurangan pasokan bisa berlangsung setidaknya selama tiga bulan.
Respons Nvidia dan masa depan pasar
Nvidia telah berupaya meredakan kekhawatiran dengan meyakinkan pelanggan bahwa mereka sedang berupaya meningkatkan pasokan. Di forum resmi, perwakilan perusahaan menyatakan bahwa mereka mengirimkan unit baru setiap hari untuk meringankan situasi, meskipun tidak ada detail spesifik yang diberikan mengenai volume produksi atau perkiraan jangka waktu untuk memulihkan ketersediaan normal.
Beberapa analis menunjukkan bahwa fokus Nvidia pada memaksimalkan margin keuntungan mungkin juga berkontribusi pada masalah ini. Menurut VideoCardz, harga tinggi untuk komponen utama seperti memori GDDR7 mempersulit perakit untuk memperoleh keuntungan, yang pada gilirannya membatasi kemampuan mereka untuk memproduksi kartu grafis kustom dalam jumlah besar.
faktor tambahan
Situasi saat ini tidak hanya memengaruhi konsumen tetapi juga kemajuan sektor-sektor kunci seperti kecerdasan buatan dan pembuatan konten. Industri-industri ini sangat bergantung pada GPU kelas atas seperti RTX 5090 untuk menjalankan aplikasi canggih, dan kekurangan yang berkepanjangan dapat memperlambat inovasi di bidang-bidang ini. Selain itu, dampak lingkungan dari masalah rantai pasokan merupakan perhatian utama, karena pembuatan GPU membutuhkan banyak sumber daya dan energi.
Sementara itu, AMD, pesaing utama Nvidia, tampaknya memanfaatkan situasi ini untuk menyesuaikan peluncuran model-model barunya secara strategis. RX 9070 diperkirakan akan hadir akhir tahun ini, kemungkinan bertujuan untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh kesulitan yang dialami Nvidia.
Peluncuran Nvidia RTX 5090, yang dijanjikan akan menjadi salah satu tonggak teknologi tahun ini, dengan cepat menjadi ujian besar bagi perusahaan dan pasar GPU global. Dengan tingginya harga, masalah ketersediaan, dan meningkatnya ketergantungan pada sektor-sektor seperti kecerdasan buatan, pengelolaan krisis ini akan menentukan masa depan Nvidia dan kepemimpinannya dalam industri teknologi.
Penulis yang bersemangat tentang dunia byte dan teknologi secara umum. Saya suka berbagi ilmu melalui tulisan, dan itulah yang akan saya lakukan di blog ini, menunjukkan kepada Anda semua hal paling menarik tentang gadget, perangkat lunak, perangkat keras, tren teknologi, dan banyak lagi. Tujuan saya adalah membantu Anda menavigasi dunia digital dengan cara yang sederhana dan menghibur.