Oracle dan Microsoft memajukan negosiasi untuk mengakuisisi TikTok

Pembaharuan Terakhir: 07/02/2025
penulis: Isaac
  • Oracle dan Microsoft sedang dalam pembicaraan untuk mengakuisisi operasi global TikTok.
  • Perjanjian tersebut bertujuan untuk meminimalkan pengaruh Cina di jejaring sosial dan menjamin pengawasan Amerika.
  • ByteDance dapat mempertahankan a bagian minoritas di TikTok di bawah skema kepemilikan baru.
  • Negosiasi didorong oleh pemerintahan Trump untuk mengatasi permasalahan keamanan nasional.

oracle microsoft tiktok-3

Negosiasi akuisisi TikTok oleh perusahaan teknologi Amerika seperti Oracle dan Microsoft mendapatkan momentumnya. Layanan video pendek populer, yang dimiliki oleh perusahaan Tiongkok ByteDance, menghadapi tekanan kuat dari pemerintah AS karena kekhawatiran terkait dengan keamanan data dan privasi pengguna. Proses ini dapat menandai perubahan bersejarah dalam cara aplikasi beroperasi di Amerika Serikat.

Pemerintahan Donald Trump secara aktif memantau pembicaraan tersebut antara ByteDance dan konglomerat investor yang dipimpin oleh Oracle dan Microsoft. Menurut informasi yang diperoleh dari berbagai sumber, jika kesepakatan tercapai, Oracle akan bertugas mengawasi aspek-aspek penting seperti algoritma, yang pengumpulan data dan pembaruan perangkat lunak dari TikTok. Langkah ini bertujuan untuk menghilangkan kekhawatiran bahwa pemerintah Tiongkok mungkin memiliki akses yang tidak semestinya terhadap informasi pengguna Amerika.

Perjanjian strategis untuk TikTok

Perjanjian tersebut mengusulkan agar ByteDance mempertahankan saham minoritas di TikTok, namun secara drastis mengurangi kontrol dan pengaruhnya terhadap jejaring sosial. Oracle, yang saat ini menyediakan sebagian besar infrastruktur teknis aplikasi, akan mengambil peran sentral dalam mengelola operasinya. Untuk bagiannya, Microsoft akan menyediakannya dukungan finansial dan kelembagaan, walaupun peran pastinya dalam operasi ini belum sepenuhnya dijelaskan.

Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan ketergantungan TikTok pada operasi Tiongkok dan memastikan penanganan data pengguna AS yang lebih transparan dan aman. Inisiatif ini juga menanggapi meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok di bidang teknologi dan komersial.

  Akun Instagram Remaja: Segala Hal yang Perlu Anda Ketahui

Preseden dan tantangan sepanjang perjalanan

Sudah pada tahun 2020, penjualan TikTok telah dicoba kepada investor Amerika dalam konteks serupa. Dalam kesempatan itu, Oracle dan Microsoft juga terlibat dalam pembicaraan tersebut. Namun kesepakatan itu tidak membuahkan hasil. Menurut para ahli, negosiasi saat ini mungkin menghadapi tantangan hukum dan finansial yang serupa, namun kali ini dukungan yang lebih aktif dari pemerintahan Trump dapat menjadi faktor penentu.

La ketidakpastian hukum masih menjadi kendala besar. Beberapa ahli hukum mempertanyakan keabsahan perintah eksekutif tersebut dikeluarkan oleh Trump yang berupaya untuk memperpanjang tenggat waktu negosiasi, serta kemampuan untuk menjatuhkan sanksi kepada perusahaan yang mengizinkan TikTok beroperasi di wilayah AS.

Platform yang memiliki lebih dari 1.700 miliar pengguna secara global, tetap menjadi salah satu jejaring sosial paling berharga dan populer di dunia. Namun, masa depannya di AS sangat bergantung pada kemampuan pihak-pihak yang terlibat untuk mencapai kesepakatan sebelum batas waktu yang ditentukan oleh otoritas AS berakhir.

Konsekuensi bagi pengguna dan industri

Sementara itu, pengguna TikTok di Amerika menghadapi ketidakpastian. Walaupun aplikasi masih aktif, kekurangannya pembaruan di App Store dan Play Store Google sudah mulai menimbulkan kekhawatiran. Beberapa sumber telah melaporkan hal itu jumlah pengguna aktif harian di Amerika dapat terkena dampaknya jika situasi tidak diselesaikan dengan baik.

Lebih lanjut, kasus ini dapat mengatur a preseden untuk konflik di masa depan antara perusahaan teknologi Tiongkok dan pemerintah Barat. Ketegangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok, yang diperburuk oleh perselisihan dagang, tampaknya secara langsung mempengaruhi cara teknologi dan data diatur.

Pembicaraan saat ini antara Oracle, Microsoft, dan ByteDance tidak hanya menentukan nasib TikTok di pasar AS, namun juga masa depan hubungan antara kekuatan teknologi utama dunia. Beberapa minggu ke depan akan menjadi waktu yang sangat penting untuk menentukan hasil dari situasi yang kompleks ini.